Halo semua! Saya Nindi Friska, Sahabat Teknologi 2024 dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dalam kegiatan Berbagi dan Berkolaborasi Saat ini, saya menginisiasi kegiatan MELAUT (Metode Efektif Learning Adaptif untuk Teknologi), sebuah program berbagi praktik baik yang bertujuan memperkenalkan pembelajaran berbasis teknologi di kalangan guru-guru hebat di sekitarnya. Dengan dukungan dari berbagai pihak, kegiatan ini berhasil menarik antusiasme para guru di setiap sekolah yang saya kunjungi.
Dalam merancang dan mengimplementasikan model pembelajaran inovatif berbasis TIK bernama SIMARLIN, saya terinspirasi untuk menciptakan pembelajaran yang benar-benar berpusat pada murid dan bersifat kolaboratif. SIMARLIN, yang merupakan singkatan dari "Sistem Manajemen Kapal Perikanan dan Penanganan Hasil Tangkap," didesain untuk mengajak siswa aktif terlibat dalam pemahaman tentang pengelolaan kapal perikanan melalui pendekatan digital dan interaktif. Dengan menggunakan media pembelajaran digital yang dikembangkan, SIMARLIN menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dan terintegrasi dengan kearifan lokal Bangka, khususnya dalam budaya melaut. Pembelajaran yang lebih adaptif dan relevan bagi siswa.
Aktivitas pembelajaran dalam SIMARLIN yang berpusat pada siswa, di mana mereka secara langsung terlibat dalam simulasi pengelolaan kapal, pembagian tugas antar-anggota kru, serta rencana perjalanan dan pengelolaan hasil tangkap ikan. Kegiatan-kegiatan ini menuntut siswa untuk berpikir kritis, bekerja sama dalam kelompok, dan mengambil keputusan yang tepat—keterampilan yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan nyata dan sesuai dengan kurikulum yang menekankan kompetensi abad ke-21. Inovasi ini juga menjawab kebutuhan siswa akan pembelajaran yang praktis dan aplikatif, khususnya di wilayah pesisir seperti Bangka, yang masyarakatnya memiliki tradisi kuat dalam dunia perikanan. Integrasi teknologi dalam SIMARLIN memungkinkan siswa lebih memahami materi melalui visualisasi dan simulasi nyata, yang jauh lebih menarik dan mudah dipahami. Pembelajaran dengan menggunakan SIMARLIN berpusat pada peserta didik dan berhasil menjadi solusi bagi mereka untuk memahami tujuan pembelajaran.
Sebagai bagian dari upaya ini, saya mengembangkan SIMARLIN (Sistem Manajemen Kapal Perikanan dan Penanganan Hasil Tangkap), sebuah media pembelajaran berbasis digital untuk kelas XI SMK/Fase F Nautika Kapal Penangkap Ikan. Melalui SIMARLIN, saya mengintegrasikan kearifan lokal Bangka Belitung agar siswa dapat merasakan kedekatan dengan konten yang diajarkan. Pembelajaran ini dirancang sepenuhnya berpusat pada peserta didik dan menjawab kebutuhan mereka dalam memahami manajemen kapal perikanan dengan cara yang lebih interaktif
Dalam Blog ini saya membagikan pengalaman Kegiatan Berbagi dan Berkolaborasi melalui Kegiatan MELAUT secara luring kali ini berhasil diselenggarakan dengan antusiasme yang luar biasa dari berbagai guru di Pangkalpinang dan bahkan di Sungaiselan yang berada jauh dari pusat kota. Di SMKN 4 Pangkalpinang, kegiatan dimulai dengan 68 Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) yang penuh semangat. Kegiatan ini berlanjut ke SMAN 4 Pangkalpinang, di mana 19 guru terlibat aktif. Selanjutnya, 29 guru di SMKN 1 Sungaiselan turut berpartisipasi dengan antusiasme yang luar biasa, meskipun lokasi mereka cukup jauh dari pusat kota. Semangat juga ditunjukkan oleh 15 guru di SDN 39 Pangkalpinang, 27 guru di SMPN 8 Pangkalpinang, serta 15 guru dari SLBN Pangkalpinang yang bersemangat memanfaatkan teknologi untuk pendidikan inklusif. Selain itu, kami juga menyambut 15 guru dari SLBN Pangkalpinang yang tertarik menerapkan teknologi inklusif di kelas-kelas khusus mereka. SDN 4 Pangkalpinang pun ikut meramaikan acara dengan 15 guru yang hadir, siap mengadopsi metode pembelajaran berbasis teknologi untuk memperkaya pengalaman belajar para siswa. Dengan total 188 guru yang mengikuti kegiatan berbagi praktik baik dengan MELAUT dari berbagai sekolah, kegiatan MELAUT ini bertujuan untuk menebarkan inspirasi dan semangat baru, mendorong para guru agar berani berinovasi dan semakin siap menerapkan teknologi dalam pembelajaran. Kami berharap, semangat berbagi dan belajar ini dapat membawa perubahan positif di lingkungan pendidikan, menjadikan setiap kelas lebih interaktif dan sesuai dengan kebutuhan generasi digital saat ini.
Melalui kegiatan MELAUT ini, besar harapan dampaknya akan terasa luas, menjangkau ratusan bahkan ribuan guru di berbagai jenjang pendidikan di Pangkalpinang dan sekitarnya. Setiap guru yang terinspirasi untuk menerapkan pembelajaran berbasis teknologi akan membawa manfaat besar bagi kelasnya, menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik, relevan, dan bahkan inklusif. Kebermanfaatan dari kegiatan ini tidak hanya terbatas pada penerapan teknologi di kelas, tetapi juga membuka peluang kolaborasi antar-sekolah, memperkuat jaringan guru, dan membangun komunitas pendidikan yang siap menjawab tantangan zaman. Dengan semangat yang ditebarkan bersama, saya optimis bahwa setiap guru dapat menjadi agen perubahan yang membawa inovasi, kreativitas, dan motivasi baru bagi pendidikan di daerah mereka.
Dengan akses yang lebih luas melalui radio, pendengar di seluruh wilayah dapat memahami pentingnya inovasi dalam pendidikan dan memotivasi mereka untuk aktif berpartisipasi dalam proses belajar-mengajar. Keberadaan program MELAUT mengudara di SQ Radio tidak hanya berfungsi sebagai sumber informasi, tetapi juga sebagai penggerak komunitas untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan adaptif. Mari terus simak inspirasi melalui SQ Radio, dan bersama-sama kita wujudkan pendidikan yang lebih baik untuk masa depan.
Selain itu melalui kegiatan BERANI (Berbagi Inspirasi Pembelajaran Aktif di Media), dengan media sosial seperti Instagram dan tiktok memberi peluang bagi pengguna untuk berkolaborasi, berdiskusi, dan saling memberi masukan secara langsung selama acara berlangsung. Fitur-fitur seperti komentar, likes, dan repost memungkinkan partisipasi aktif dan memperkuat keterlibatan komunitas pendidikan. Kegiatan ini menjangkan 78 Viewers melalui Instagram berkolaborasi dengan Wakil Ketua Umum Komunitas Guru Belajar Nusantar dan 40 Viewers melalui Tiktok. Tidak terbatas pada webinar atau acara resmi saja, media sosial juga memungkinkan pendidikan berbasis TIK terus berkembang dalam keseharian, membuat pembelajaran menjadi lebih dekat dengan kehidupan digital siswa. Jadi, melalui media sosial, inovasi dalam pendidikan tidak hanya berada di ruang kelas, tetapi juga bisa hidup dalam genggaman tangan siapa saja yang terhubung dengan internet. Kegiatan Berbagi dan Berkolaborasi bisa dilaksanakan dimana saja dan dengan siapa saja.
Selain itu pelaksanaan webinar dengan berbagai komunitas juga mewarnai kegiatan berbagi dan berkolaborasi. Webinar kolaborasi Ruang Edukasi terlaksana dengan sangat meriah 110 Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) menjadi peserta dari seluruh Indonesia. Webinar ini berhasil membuka wawasan baru bagi para pendidik tentang pentingnya penerapan teknologi dalam pembelajaran, sekaligus menghadirkan ruang kolaborasi yang produktif dan inspiratif. Para peserta dari berbagai provinsi berbagi praktik terbaik serta ide-ide inovatif yang dapat diadaptasi sesuai konteks lokal masing-masing. Kegiatan lintas wilayah ini juga memperkuat semangat sinergi antarguru dalam mengimplementasikan inovasi digital, demi mewujudkan pembelajaran yang lebih dinamis dan menarik. Webinar ini menjadi bagian dari kolaborasi nasional yang lebih luas, di mana Webinar “Pembelajaran Inovatif Berbasis TIK Berpusat pada Murid” diadakan sebagai bagian dari Kolaborasi Sahabat Teknologi Lintas Provinsi, diikuti oleh 46 peserta melalui Google Meet dan pendaftaran di PMM. Kegiatan ini diadakan dengan berkolaborasi bersama narasumber dari berbagai sahabat teknologi 2024 dari beberapa provinsi dan keynote speaker dari Guru Inspiratif. Kegiatan webinar SAMUDRA dihadiri 135 peserta berkolaborasi dengan Duta Teknologi Provinsi Kep, Bangka belitung , dan SInergi Sahabat Teknologi Lintas Provinsi dalam webinar praktik baik lainnya dihadiri 43 peserta, kegiatan ini berkolaborasi dengan beberapa sahabat teknologi 2024 dari provinsi lain. menunjukkan semangat kebersamaan guru-guru Indonesia dalam menciptakan pendidikan berbasis teknologi yang adaptif. Kegiatan dilaksanakan dengan memanfaatkan fitur PMM. Melalui kolaborasi lintas wilayah ini, terbangun semangat sinergi antar-guru untuk bersama-sama menerapkan inovasi digital demi menciptakan pengalaman belajar yang lebih dinamis dan menarik. Harapannya, kegiatan ini dapat menginspirasi lebih banyak pendidik di seluruh Indonesia untuk terus berinovasi, menghadirkan pendidikan berbasis teknologi yang adaptif dan memberdayakan, sehingga anak didik kita siap menghadapi tantangan masa depan.
Tidak berhenti di situ, Program Berbagi dan Berkolaborasi dengan MELAUT mendapat dukungan luar biasa dari Kepala Sekolah, SMKN 4 Pangkalpinang Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 1 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta Kepala Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung semakin memperkuat tujuan dari kegiatan MELAUT ini. Partisipasi aktif dari sekolah-sekolah seperti SMKN 1 Sungaiselan, SMAN 4 Pangkalpinang, SMPN 8 Pangkalpinang, SDN 39 Pangkalpinang, SDN 4 Pangkalpinang, dan SLBN Pangkalpinang turut membantu memastikan bahwa inovasi ini dapat diterapkan dengan optimal. Selain itu, kegiatan berbagi praktik baik ini juga rencananya akan dilakukan bersama Sekolah lain di Pangkalpinang, termasuk SMKN 5 Pangkalpinang, SMK Bhakti Pangkalpinang, SMKN 3 Pangkalpinang, dan SMK PGRI.
Selain kegiatan tatap muka atau luring dan webinar secara tatap maya atau daring, pemanfaatan media sosial menjadi wadah penting untuk menyebarkan praktik baik ini, bahkan menjangkau audiens yang lebih luas melalui kolaborasi dengan radio. Dengan dukungan ini, diharapkan inovasi pembelajaran digital sebagai wujud implementasi Kurikulum Merdeka dapat dirasakan manfaatnya oleh lebih banyak pendidik, siswa, dan masyarakat. Melalui media sosial dan siaran radio, berbagai elemen pembelajaran berbasis teknologi dapat disebarkan secara luas, sehingga semakin banyak yang terinspirasi untuk mengadopsi metode-metode inovatif ini dalam pendidikan.
Melalui kegiatan berbagi dan berkolaborasi yang diinisiasi melalui program MELAUT tidak hanya berfungsi sebagai platform untuk memperkenalkan pembelajaran berbasis teknologi, tetapi juga sebagai jembatan yang menghubungkan berbagai elemen pendidikan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan sekitarnya. Dengan mengintegrasikan kearifan lokal dan teknologi dalam pembelajaran,guna menciptakan pengalaman belajar yang relevan dan menarik bagi siswa, serta mendorong guru untuk berinovasi dan berkolaborasi secara aktif. Antusiasme yang ditunjukkan oleh ratusan guru dari berbagai sekolah membuktikan bahwa semangat kolaborasi ini mampu memperkuat jaringan pendidikan dan memperluas cakupan dampak positifnya, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga secara nasional. Dengan memanfaatkan media sosial dan platform yang ada seperti PMM dll, kegiatan ini menjangkau audiens yang lebih luas, mendorong partisipasi aktif, dan menciptakan komunitas yang saling mendukung dalam menghadapi tantangan pendidikan modern. Manfaat kegiatan ini bisa diterapkan. setiap guru yang terinspirasi oleh kegiatan ini akan menjadi agen perubahan yang membawa inovasi dan semangat baru, sehingga menghasilkan lingkungan belajar yang inklusif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan generasi digital masa kini.
Dengan seluruh rangkaian kegiatan ini, saya berharap dapat menginspirasi guru-guru di seluruh Indonesia untuk menciptakan kelas yang lebih hidup dan interaktif. Mari bersama-sama membawa inovasi pembelajaran ke tingkat yang lebih tinggi dengan menerapkan teknologi dalam pembelajaran, memberikan pengalaman belajar yang menarik, adaptif, dan berfokus pada kebutuhan peserta didik. Saya berharap, melalui MELAUT dan kolaborasi yang terus berlangsung, setiap guru dapat membawa manfaat besar bagi kelasnya, menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif, relevan, dan inklusif sesuai dengan kebutuhan generasi digital saat ini. Dengan semangat berbagi ini, mari kita wujudkan pendidikan yang inovatif dan optimal demi masa depan!
Simak Perjalanan Serangkai Kisah Berbagi & Berkolaborasi di sini
#BLPTKemendikbudristek
#MerdekaBelajar
#PembaTIK2024
#SahabatTeknologiKemendikbudristek
#PlatformMerdekaMengajar
NINDI FRISKA
SAHABAT TEKNOLOGI 2024
PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
GURU BERINOVASI DIGITAL ~ PEMBELAJARAN OPTIMAL
----------------------------
RTL PEMBATIK LEVEL 4 KLIK DISINI
----------------------------
Apa kata mereka tentang melaut ???
check this out!!!
klik disini
VLOG SERANGKAI KISAH BERBAGI DAN BERKOLABORASI
.jpg)